Istilah yang Anda cari adalah ' fotografi perspektif paksa '. Ini pada dasarnya adalah teknik yang mengeksploitasi keterbatasan persepsi visual manusia, sehingga menciptakan ilusi optik di mana objek dibuat tampak memiliki ukuran yang berbeda dari yang sebenarnya, atau jarak yang berbeda dari kamera dari yang sebenarnya.
Selain penggunaan perspektif paksa yang lebih 'menarik perhatian' dalam fotografi, ini adalah teknik yang sering digunakan dalam fotografi arsitektur untuk menciptakan skala, seperti fotografer real estat yang membuat kamar-kamar di rumah kecil tampak lebih besar daripada yang sebenarnya adalah, atau seorang fotografer membuat ruang tampak lebih 'epik' daripada yang sebenarnya.
Meskipun sedikit di luar topik untuk fotografi, saya juga akan menyebutkan bahwa perspektif paksa adalah teknik yang sering digunakan dalam film dan dapat diamati dengan mudah di sebagian besar film aksi karena teknik ini digunakan untuk membuat para aktor terlihat lebih dekat dengan bahaya (seperti pukulan dan ledakan) dari yang sebenarnya. Salah satu penggunaan teknik ini yang lebih 'terkenal' dalam sejarah baru-baru ini adalah dalam trilogi 'Lord of the Rings' karya Peter Jackson, di mana sutradara secara cerdik menggunakan perspektif paksa untuk membuat para aktor yang bermain hobbit tampak lebih kecil daripada aktor-aktor lain.